September 24, 2022

Lampung-Selatan,(KompasNusantaraOnline.Com)-kamis

Dana BOS adalah program yang diusung oleh Pemerintah untuk membantu sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Bantuan pendidikan berbentuk dana tersebut diberikan berdasarkan jumlah siswa yang terdaftar.
Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kegiatan sekolah seperti menyediakan alat belajar mengajar, membayar gaji guru, mengembangkan perpustakaan dan lain sebagainya.

Namun berbeda yang terjadi di salah satu tempat pendidikan sekolah Menengah atas satu (SMA 1) Katibung Lampung selatan,(Kamis,15/09/2022,)Masih ada saja yang di lakukan sekolah yang di duga mengambil pungutan pembayaran sekolah sehingga walimurid mersa terbebani,dengan adanya pungutan tersebut.

Beberapa wali Murid SMA Negri 1 Kecamatan Katibung mempertanyakan ada nya pungutan Peranan Serta Masyarakat Untuk Pembangunan (PSMUP)

Beberapa wali murid SMA Negri 1 mengeluhkan adanya pungutan tersebut kepada salah satu awak medi,dan menjelaskan besaran pungutan yang di terima salah satu wali Murid, ada pun rincian:
Pembayaran (PSMUP), Rp.130.000 perbulan di kalikan selama 12 bulan, belum lagi tambahan sumbangan Fisik senilai Rp.100.000 dalam per siswa

“Saya mau tanya mas sebenernya ada tidak sih mas pungutan PSMUP dan Sumbangan pisik itu dari sekolahan?, kalau pun benar biyaya itu di peruntukan buat apa ya?, jadi untuk apa guna nya dana bos itu ya mas, saya sebagai orang tua siswa masih bertanya tanya mas, maklum lah mas saya orang awam” Ujar salah satu wali siswa kepada awak media.

Menangapi adanya keluhan wali murid awak media pun ,langsung mendatangi dan mepertanyakan terkait adanya keluhaan dari wali murid SMAN 1 Katibung

Saat hendak di kofirmasi kepala sekolah SMAN-1 katibung ,kepsek dan Bendahara tidak ada di tempat,yang ada hanya wakil Humas dan guru pengajar salah satunya bpk “Wanto” , bapak wanto tersebut tidak bisa memberikan keterangan banyak karena hanya selaku Humas tidak ada kewenangan untuk menjelaskan terkait pungutan tersebut.

“saya selaku Humas bang disini,jadi kalau terkait pungutan PSMUP dan Sumbangan fisik saya tidak bisa menjelaskan banyak, nanti kesini lagi saja bang nunggu kepala sekolah, beliau sedang ada urusan di Bandar Lampung karena yang tau hal tersebut adalah kepala sekolah, bendahara TU dan Ketua komite, kebetulan bendahara pun sedang keluar mencari ATK” Ujar wanto selaku wakil Humas tersebut.

Di sinyalir banyak dugaan Terhadap SMAN-1 katibung,adanya Pungutan Liar secara berjamaah ,dari Mempertanyakan Kepala sekolah dan Bendahara sekolah terkesan ditutupi dan berlagat tidak tenang.

Saat di konfirmasi melalui pesan singkat whatsapp oleh ibu septi selaku bendahara.
untuk memastikan unsur dari pungutan tersebut.

“Bpk mau bayar apa gimana? Klw penjelasannya silahkan temui bpk wakil/kepsek aja ya pak”Ujar ibu Septi eka astuti dari pesan singkat whatsap tersebut.

Sangat di sayangkan jika SMAN-1 Katubung, di duga melakukan punggutan liar terhadap wali murid ,ini akan menimbulkan tidak percaya lagi terhadap SMA N-1 dan akan berdapak buruk kedepan nya.

Sebagai upaya pemberantasan pungli, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Pasal 2 dalam aturan tersebut menjelaskan tugas Satgas Saber Pungli adalah melaksanakan pemberantasan pungli secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan personil, satuan kerja, dan sarana prasarana, bak yang berada di kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah. Pungli termasuk dalam kategori kejahatan jabatan, yaitu penyalahgunaan kekuasaan untuk menguntungkan diri sendiri dan/atau orang lain dengan memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu, membayar atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri.

Selama pemberitaan ini diterbitkan belum ada tanggapan dari bapak IDHAMSYAH S.Pd.M.Pd selaku kepala sekolah (KS) dan ibu Septi Eka astuti S.sos selaku bendahara sekolah yang menadatangani persetujuan pungutan tersebut.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *